Metode Pelaksanaan dan Tahap Penyuluhan Pembuatan Kerajinan Tangan
Pelatihan menggunakan metode pemberdayaan masyarakat
partisipatif, di mana peserta dilibatkan secara aktif dalam seluruh tahapan
kegiatan. Kegiatan dimulai dari tahap persiapan, penyuluhan teori, demonstrasi
pembuatan produk, praktik langsung, hingga evaluasi hasil karya. Peserta
diajarkan mengenal jenis-jenis manik-manik, teknik dasar perakitan, desain
produk, dan peluang usaha dalam bidang kerajinan tangan.
Demonstrasi dan Praktik Pembuatan Kerajinan Tangan
Artikel menjelaskan bahwa kerajinan berbahan manik-manik
memiliki banyak kelebihan, seperti modal yang kecil, proses belajar yang mudah,
desain fleksibel, dan memiliki pasar yang luas. Produk kerajinan dapat
digunakan sebagai aksesori sehari-hari maupun souvenir sehingga memiliki
peluang bisnis yang cukup besar. Selain manfaat ekonomi, kegiatan ini juga
memberikan manfaat sosial karena meningkatkan rasa percaya diri, memperkuat
interaksi sosial antarwarga, dan menciptakan budaya kolaborasi di lingkungan
masyarakat.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias mengikuti
pelatihan. Mereka berhasil membuat berbagai produk dengan desain yang kreatif
dan menarik. Selain itu, peserta mulai memiliki minat untuk mengembangkan usaha
kecil berbasis kerajinan tangan. Artikel menyimpulkan bahwa pelatihan kerajinan
tangan dapat menjadi salah satu model pemberdayaan masyarakat yang efektif
dalam mendukung ekonomi kreatif rumah tangga, terutama bagi perempuan dan ibu
rumah tangga.
Sumber:
https://journal.iteba.ac.id/index.php/tiyasadarma/article/view/798

0 comments:
Posting Komentar